Jantungku
berdegub kencang firasatku semakin jelas, untuk mendekati ajalku. Iyya tidak
bisa tidak, genderang perang sudah ditabuh. Beberapa penari lenggak lenggok bak
pemandu sorak yang menyemagati kepergian kami menuju kemedan perang. Itulah
tarian perpisahan. Aku menatap sayu dari belakang kulihat kaki- kaki penari
itu.
Tampilkan postingan dengan label Karya Fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya Fiksi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 Agustus 2016
Selasa, 22 Maret 2016
Bayu si pemalu
Bayu si pemalu
(oleh: kak_soim)
Namaku
bayu aku terlahir dari keluarga yang sederhana, rumahku dipelosok desa, jauh
dari keramaian kota. Makan pun alakadarnya, tapi aku merasa bahagia masih bisa
hidup dan bersanding dengan alam yang terbentang luas. Aku adalah anak pertama
dari tiga bersaudara. Inilah ibuku ibu Ambarwati namanya, ibuku adalah orang
yang penyabar dan menjadi penenang dalam keluarga. Aku orangnya pendiam dan
jarang bicara selain itu juga malu-malu, pernah sauatu saat aku pipis dalam
celana karena malu meminta izin ke belakang ketika waktu di sekolah TK, banyak
orang mengenal ku dengan sebutan bayu si pemalu.
Semenjak
kecil aku sudah dididik hidup yang disiplin dan kerja keras,bagaimana tidak?
Langganan:
Postingan (Atom)
