Showing posts with label kenal sehat. Show all posts
Showing posts with label kenal sehat. Show all posts

Friday, November 2, 2012

Recommended daily sugar intake for men is less than 150 calories (the equivalent of nine teaspoons) and women 100 calories (the equivalent of six teaspoons). Sugar to be restricted is sugar added to food is not a natural sugar found in fruits. If you have trouble avoiding sugar, here's how you can try to reduce the craving for sugar:
1. Consumption of foods that contain high protein such as fish and eggs so not easily hungry.
2. Cook your own meals so as to measure the content of the ingredients, especially sugar.
3. If too lazy to cook, is now widely sold ready to eat healthy food is minimal even sugar free.
4. Do not reduce the sugar drastically not even eat at all, do it gradually so that the body can adapt.
5. Brush your teeth after every meal.
6. Fruits contain fiber and nutrients and natural sugars. Excess sugar in the body can be stored as fat. So limit your intake too. Ideally 2-3 pieces per day.
7. Make it a habit to drink 6-7 glasses of water per day in order to feel full so that it can reduce the consumption of sugar.
8. Replace artificial sweeteners in foods with natural sweeteners such as fruit and vegetables. Contains vitamins and minerals, which are useful to the body.
9. 30-45 during the regular exercise 3-4 times a week. Exercise can increase endorphins, hormones that cause feelings of happiness. It's much sweeter than can be provided by sugar.
10. Stop the habit of adding 1-2 teaspoons of sugar in tea, coffee, or whatever food you consume.
11. Reduce foods containing carbohydrates such as rice, noodles, pasta. Because carbohydrates can also be converted into sugar in the body.
12. Put honey instead of sugar in beverages.
13. Expand your groceries colors, by adding brightly colored fruits and vegetables are an indication of the fresh produce and low-glycemic.
14. Read the labels of any products purchased. Check the sugar content, if it's high, put back in place.
15. Do not be fooled by food labels "fat-free" because these products often contain lots of sugar. from:www.kompas.com

Monday, October 29, 2012

Mengubah pola makan yang tidak sehat menjadi sehat itu tidak gampang. Ketika Anda melakukannya dengan target tertentu seperti menurunkan berat badan, upaya tersebut menjadi lebih susah dilakukan. Berbeda ketika Anda melakukannya agar makan sehat menjadi suatu kebiasaan baru. Jika ini yang menjadi motivasi Anda, coba lakukan hal ini dengan cara yang menyenangkan. Lima teknik di bawah ini bisa Anda jadikan pegangan.

1. Duduk. Makan dalam kondisi duduk ternyata tak cuma disarankan untuk alasan kesantunan. Ketika Anda makan sambil berdiri, Anda cenderung akan ngemil atau makan lebih banyak dan lebih cepat. Bayangkan ketika ada kiriman cookies atau donat di kantor, lalu teman-teman Anda menyerbu ke meja tempat makan tersebut disajikan. Asyik bukan, ngobrol sambil terus-menerus mencomot cookies? Akibatnya Anda tak menyadari berapa banyak kalori yang sudah masuk ke tubuh Anda.
2. Nikmati makanan Anda. Perhatikan apa yang akan Anda kunyah, entah itu warna-warni yang didapat dari variasi sayuran dan lauk-pauknya, atau dari aromanya yang menggugah selera. Anda akan mampu menikmati makanan dengan lebih baik ketika Anda mengenali apa yang Anda konsumsi.

3. Amati apa yang Anda rasakan. Apakah Anda merasa berdebar-debar ketika memikirkan makanan? Ataukah Anda selalu merasa bosan ketika akan mengudap sesuatu? Dengan sadar mengenai apa yang Anda rasakan sebelum Anda makan, bisa membantu Anda menemukan apa masalah Anda sesungguhnya ketika berkaitan dengan makanan. Jangan biarkan suasana hati yang kacau membuat Anda makan sesuatu sebagai pelariannya.
4. Tidak makan terburu-buru. Menyuapkan makanan ke dalam mulut dengan tergesa-gesa tidak hanya akan membuat sesi makan jadi kurang nyaman, tetapi juga membuat Anda makan lebih banyak. Anda tidak disarankan untuk makan dengan sangat lambat sih (dan juga tidak menunjukkan bahwa Anda jadi lebih sehat), tapi dengan tidak makan terburu-buru Anda akan mampu menghabiskan makanan dengan rasa kenyang dan puas. Dengan kata lain, tidak terdorong untuk makan terus-menerus.

5. Tetap positif
. Jika Anda baru menerapkan pola makan yang sehat, pasti Anda butuh waktu untuk membiasakan diri dengan jenis makanannya atau bagaimana cara mengonsumsinya. Dengan menjadikannya kebiasaan baru, tubuh Anda pun akan mulai menginginkan makanan sehat dengan sendirinya. Keinginan untuk selalu makan "enak" jadi berkurang, karena Anda lebih mampu mengendalikan diri. Jangan lupa, menurunkan berat badan atau membiasakan diri dengan pola makan sehat adalah sebuah proses, jadi selama Anda tetap positif dengan program ini Anda pasti akan menuai hasilnya.

Bila motivasi Anda rutin berlatih di gym, bersepeda, atau pun yoga, adalah untuk melangsingkan badan, sebaiknya Anda mulai melakukannya di pagi hari sebelum waktu sarapan.

Berolahraga sebelum makan pagi terbukti lebih efektif untuk mengikis lemak dibandingkan dengan olahraga pada waktu lainnya.

Selain membakar lebih banyak lemak, berolahraga dengan perut kosong disebutkan lebih efektif mengurangi lemak darah penyebab penyumbatan pembuluh darah.

Menurut Dr.Jason Gill dari Universitas Glasgow, olahraga sebenarnya bisa dilakukan kapan saja dan mendatangkan manfaat positif bagi kesehatan. Tetapi, olahraga di pagi hari sebelum sarapan akan mendorong tubuh membakar simpanan lemak menjadi energi.

"Bila tujuannya untuk menurunkan berat badan berarti harus mengurangi banyak lemak," katanya.

Gill dan timnya melakukan penelitian terhadap 10 orang pria yang diminta datang tiga kali ke laboratorium studi kardiovaskular. Setiap kedatangan mereka diberikan menu sarapan.

Pada kedatangan yang pertama, para pria itu tidak disuruh olahraga. Di hari lain, mereka diminta melakukan jalan cepat sebelum sarapan, dan pada kali ketiga mereka berolahraga setelah sarapan.

Mereka yang berolahraga sudah tentu membakar lemak lebih banyak dibandingkan dengan orang yang sarapan saja. Tetapi, mereka yang berolahraga jalan cepat sebelum sarapan membakar lemaknya 33 persen lebih banyak dibanding yang olahraga setelah sarapan.

Hasil pengujian juga menunjukkan para responden mengalami penurunan kadar lemak darah, salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Gill menjelaskan bahwa kita tak perlu khawatir berolahraga dengan perut kosong karena tubuh memiliki cadangan energi untuk dipakai berolahraga sekitar 90 menit sampai 2 jam.

Meski begitu jika Anda merasa tak mampu olahraga dengan perut kosong, menurut Gill itu pun lebih baik daripada tidak melakukan aktivitas fisik apa pun. Hanya saja, proses penurunan berat badan mungkin berjalan lebih lama.

sumber: www.kompas.com

Thursday, October 25, 2012

Ingin memiliki panjang umur? Cobalah menjadi vegetarian. Menurut sebuah penelitian, orang yang vegetarian, terutama pria, hidup lebih lama dibanding kebanyakan orang.

Peneliti dari Loma Linda University di California menemukan bahwa pria dari kelompok Advent yang memang tidak mengonsumsi daging rata-rata hidup sampai usia 83,3 tahun sementara kaum wanita yang vegetarian hidup sampai usia 85,7 tahun. Usia tersebut lebih tinggi sekitar 6-9 tahun dari populasi kebanyakan.

Penelitian sekitar tahun 1970 dan 1980  yang mengamati sekitar 10.000 orang dari kelompok Advent Hari Ketujuh juga menemukan bahwa usia mereka lebih panjang.

Dalam penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam Food & Nutrition Conference and Expo dengan melibatkan 96.000 orang di Amerika Serikat dan Kanada, hal tersebut semakin dikuatkan. Meski penelitian itu belum selesai sepenuhnya namun ketua peneliti Gary E Fraser mengungkapkan bahwa selain panjang umur, penganut vegetarian umumnya lebih langsing.

Selain itu para penganut pola makan vegetarian juga lebih jarang menderita resistensi insulin dibanding orang yang makan daging.

"Orang yang menganut pesco-vegetarian atau semi-vegetarian yang membatasi produk makanan hewani namun masih makan daging seminggu sekali, memiliki proteksi tingkat menengah," kata Fraser.

Tuesday, October 23, 2012

 Ingin anak Anda cemerlang dan berprestasi di sekolah? Mulai sekarang, perhatikan pola makan mereka sehari-hari. Cukupilah kebutuhan gizi dengan baik, demi mendukung aktivitas mereka yang padat.

Para ahli nutrisi menganjurkan, para orang tua sebaiknya memilih beberapa jenis makanan bergizi yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan otak mereka. Beberapa jenis makanan diketahui dapat mendukung perkembangan otak di usia pertumbuhan, selain juga dapat memperbaiki fungsi, daya ingat serta konsentrasi.

Menurut Bethany Thayer, seorang pakar nutrisi dari Detroit yang juga jurubicara American Dietetic Association (ADA), otak adalah salah satu organ yang "sangat kelaparan". Otak adalah organ pertama dari tubuh yang menyerap nutrisi dari makanan yang kita santap sehari-hari.

Untuk itulah, penting artinya memberikan asupan nutrisi yang tepat kepada anak-anak. Upaya ini akan sangat membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak mereka agar maksimal.

Berikut adalah 9 jenis makanan yang direkomenfasikan para ahli untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak anak :

1. Ikan

Para ahli menyarankan untuk memilih ikan yang mengandung asam lemak yang bermanfaat seperti salmon. Ikan ini merupakan sumber terbaik asam lemak omega 3 yang penting untuk fungsi dan pertumbuhan otak anak. Faktanya, beberapa studi juga membuktikan, mereka yang gemar menyantap ikan yang mengandung omega 3 memiliki pikiran yang tajam dan mencatat hasil yang baik dalam tes kemampuan mental.

2. Telur


Jenis makanan ini sangat mudah dan murah, tetapi sangat bergizi. Telur merupakan sumber protein. Kuning telur yang berada di dalamnya mengandung kolin yang berkhasiat membantu perkembangan otak. Biasakan secara rutin memberikan sarapan atau makan malam yang sehat dengan menu yang terbuat dari telur. 

3. Selai kacang

Kacang adalah makanan yang kaya akan vitamin E dan juga antioksidan yang dapat melindungi membran sel - sel otak terhadap radikal bebas terutama kacang macadamia dan almond. Untuk hasil terbaik, pilihlah selai kacang yang rendah gula dan natrium.


4. Sayuran bewarna

Tomat, wortel, bayam atau labu adalah makanan yang kaya antioksidan. Makanan ini dipercaya dapat membantu mempertahankan kekuatan dan kesehatan membran sel. Semakin segar dan cerah warna sayuran, makin tinggi kandungan antioksidannya.  Beberapa sayuran juga memiliki manfaat mencegah kanker.

5. Oat/Oatmeal


Oat ini adalah salah satu bahan yang terkandung dalam sereal yang digemari anak-anak. Makanan ini mengandung karbohidrat yang secara bertahap akan diserap oleh otak anak selama proses belajar di sekolah. Oat juga merupakan sumber yang baik untuk vitamin E, B, potasium dan zinc yang membantu tubuh dan otak untuk bekerja secara optimal.

6. Buah beri

Buah seperti stroberi, blueberi dan blackberi kaya akan zat antioksidan seperti vitamin C . Sejumlah studi  menunjukan bahwa buah beri dapat memperbaiki daya ingat.

7. Kacang hijau

Makanan ini adalah salah satu yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh anak-anak mengingat  nutrisinya yang sangat lengkap.  Selain tinggi kadar protein dan karbohidrat kompleks, kacang hijau juga memiliki kandungan vitamin C, asam folat, zat besi, zinc, potassium, magnesium, tembaga, mangan, fosfor dan thiamin yang semuanya penting bagi tubun dan perkembangan otak.

8. Susu dan yogurt

Produk susu termasuk di dalamnya yogurt adalah makanan yang kaya protein, vitamin D dan vitamin B yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Yogurt merupakan makanan yang semi padat sehingga lebih mudah dicerna dalam proses metabolisme tubuh.

Penelitian terbaru juga menunjukkan, anak-anak dan remaja memerlukan vitamin D 10 kali lebih banyak dari yang direkomendasikan.  Vitamin D berguna untuk memelihara siklus hidup sel serta fungsi saraf dan otot.

9. Daging sapi bebas lemak
Makanan ini adalah sumber zat besi yang dapat membantu membuat anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber terbaik zat besi karena mudah diserap oleh tubuh. Faktanya, satu ons daging sapi setiap hari membantu tubuh menyerap zat ebsi dari sumber makanan lainnya.  Daging sapi juga mengandung zinc yang membantu memelihara daya ingat.

sumber: www.kompas.com